Perbedaan Serial Drama Korea dan Sinetron Indonesia

Jika kita menonton sebuah film drama korea pastinya mungkin akan ketagihan dan bahkan tidak jarang ada yang mengikuti gaya serta trend pada film tersebut.

Lain halnya pada film sinetron di Indonesia, film sinetron di Indonesia pada umumnya merupakan film yang tidak jelas menurut saya dan inilah yang menyebabkan masyarakat Indonesia lebih memilih serial drama Korea daripada sinetron Indonesia, mau tahu perbedaannya? simaklah:

  1. Episode, Serial drama di Korea cenderung memiliki episode yang sangat singkat bahkan bisa dibilang merupakan serial drama itu hanyalah sebuah cerpen. Lain halnya pada film sinetron di Indonesia yang memakai episode lebih panjang daripada serial drama di Korea hal ini lah yang membuat para pecinta film sinetron merasa bosan bahkan tak jarang ada film sinetron di Indonesia yang sampai lebih dari 100 episode.
  2. Maksud dan Tujuan, serial drama Korea memiliki tujuan yang hanya satu dalam sebuah cerita dan juga tidak memperpanjang film itu, sementara sinetron di Indonesia tidak memiliki alur yang jelas contohnya: ketika pada saat pemeran antagonis itu sudah dikalahkan maka akan timbul wajah baru yang akan menjadi peran antagonis lainnya.
  3. Soundtrack yang cocok, serial drama Korea tidak hanya dengan ceritanya saja yang memiliki kualitas yang baik akan tetapi pemiliahan Soundtrack untuk lagunya pun ia pikirkan matang-matang agar terlihat lebih cocok. Berbeda dengan sinetron Indonesia yang memilih soundtrack film asal pilih saja.
  4. Pemeran, ketika anda melihat pemeran film sinetron di Indonesia pastinya anda pernah melihat ketika pemeran tersebut berakting. Mereka cenderung tidak terlalu menghayati perannya dengan natural melainkan dalam keadaan memaksa, sedangkan film Korea itu lebih memerankan film tersebut secara natural.
  5. Peran, film korea cenderung lebih sulit untuk dapat kita ketahui mana yang peran antagonis mana yang protagonis, sedangkan film di Indonesia lebih mudah contohnya saja pada film sinetron Indonesia itu dapat dengan mudah pokoknya ada seseorang yang protagonis ia cenderung benar-benar tokoh yang sangat baik bahkan tidak ada satu dosa pun yang dilakukannya selama didalam cerita.
  6. Pemakaian Animasi, sinetron di Indonesia cenderung memakai animasi-animasi binatang yang di masukan kedalam cerita misalnya aja burung elang raksasa, itu tidak masuk akal mungkin itu karena pembuat mau pamer bahwa ia sudah menguasai belajar software. Sedangkan di drama Korea ia tidak memakai animasi secara berlebihan seperti itu.
  7. Judul, drama korea memang pantas diacungi jempol jika dibandingkan dengna sinetron Indonesia. Hal terkecil saja seperti membuat judul film Indonesia tidak bervariasi, drama korea memakai judul film tidak pakai nama orang dalam cerita tersebut. Sedangkan di Indonesia memakai nama orang, seperti Cinta Fitri, Dewa, Cinta Kamila, Gerhana, dll.
About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s